JAMBI – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, didampingi Wakil Ketua Ivan Wirata, baru-baru ini menerima kunjungan audiensi dari pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jambi. Pertemuan penting ini berlangsung di gedung DPRD Jambi, menandai langkah awal kolaborasi strategis. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan serta membahas arah pengembangan olahraga di Jambi.
Ketua KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, memimpin rombongan pengurus dalam silaturahmi tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pimpinan DPRD provinsi. Mat Sanusi juga memperkenalkan jajaran pengurus yang turut hadir dalam audiensi ini, termasuk Wakil Ketua Umum I Adri dan Sekretaris Umum M. Ali.
Diskusi utama berfokus pada agenda penting KONI Jambi, termasuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Selain itu, mereka juga membahas persiapan menghadapi PON Beladiri yang akan digelar di Kudus pada Oktober 2025. Sinergi antara KONI dan DPRD diharapkan dapat mendorong peningkatan prestasi atlet Jambi.
Dalam kesempatan audiensi tersebut, Ketua KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengutarakan harapannya. “Kami berharap sinergi dengan DPRD Provinsi Jambi dapat semakin menguat, sehingga program-program olahraga bisa terlaksana dengan baik dan prestasi atlet Jambi terus meningkat,” ujar Mat Sanusi. Pernyataan ini menunjukkan pentingnya dukungan legislatif bagi kemajuan olahraga di Jambi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menekankan dampak besar olahraga bagi daerah. Menurutnya, olahraga tidak hanya tentang meraih prestasi semata. Namun, juga mampu membawa nama baik daerah serta meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat Jambi secara luas.
Hafiz Fattah juga menantang KONI Provinsi Jambi untuk membuat lompatan besar. Ia berharap KONI mampu melakukan pembinaan cabang olahraga prioritas secara signifikan. Tantangan ini muncul meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah. DPRD siap bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut. (**)



















Discussion about this post